Aksi begal kembali terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara, kali ini menimpa seorang pemuda pengendara sepeda motor. Lebih tragisnya, dalam kejadian tersebut, tangan korban dibacok oleh pelaku hingga nyaris putus. Peristiwa tangan pemotor dibacok ini terjadi pada Kamis dini hari, 17 April 2025, sekitar pukul 02.30 WIB, di Jalan Gagak Hitam (Ringroad), tepatnya di dekat flyover Simpang Siwalima. Akibat serangan brutal tersebut, korban mengalami luka parah dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pihak kepolisian dari Polsek Sunggal kini tengah memburu pelaku yang diduga berjumlah dua orang.
Korban, yang diketahui bernama Kevin Wijaya (20 tahun), saat itu sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya setelah bekerja. Tiba-tiba, sepeda motornya dipepet oleh dua orang yang juga mengendarai sepeda motor dan tangan pemotor dibacok menggunakan sajam. Salah satu pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis klewang dan tanpa basa-basi membacok tangan pemuda tersebut. Korban berusaha mempertahankan diri, namun pelaku kembali melayangkan sabetan yang mengenai tangannya hingga nyaris putus. Setelah korban tak berdaya, kedua pelaku merampas telepon seluler dan dompet korban, lalu melarikan diri ke arah jalan pulang.
Warga sekitar yang mendengar teriakan korban segera memberikan pertolongan pertama dan menghubungi pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Sunggal yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari korban serta saksi mata. Berdasarkan ciri-ciri pelaku dan sepeda motor yang digunakan, tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sunggal langsung melakukan pengejaran.
Kepala Kepolisian Sektor Sunggal, Komisaris Polisi Chandra Siregar, dalam пресс-релиз yang disampaikan di Mapolsek Sunggal pada Kamis pagi, 17 April 2025 pukul 09.00 WIB, membenarkan adanya kasus tangan pemuda dibacok akibat aksi begal tersebut. Beliau mengecam tindakan brutal para pelaku dan menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja keras untuk segera menangkap mereka. Tim khusus telah dibentuk untuk memburu kedua pelaku berdasarkan ciri-ciri dan informasi yang telah dikantongi. Kompol Chandra Siregar juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara di malam hari, terutama di lokasi yang rawan kriminalitas. Pihak kepolisian akan meningkatkan patroli di jam-jam rawan guna mencegah terjadinya aksi begal serupa. Korban Kevin Wijaya saat ini sedang menjalani operasi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan akibat luka parah di tangannya.
