Insiden kekerasan kembali terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara, melibatkan seorang juru parkir (jukir) dan pengemudi ojek online (ojol). Kali ini, jukir pukuli driver ojol di depan sebuah minimarket di Jalan Sei Batang Hari akibat perselisihan mengenai tarif parkir. Aksi jukir pukuli driver ini terjadi pada hari Kamis, 24 April 2025, sekitar pukul 20.30 WIB malam.
Korban yang bernama Andre (28), seorang pengemudi ojol, baru saja menurunkan penumpangnya di minimarket tersebut. Ketika hendak beranjak pergi, seorang juru parkir yang diketahui bernama Herman (40) meminta uang parkir sebesar Rp 2.000. Andre merasa tarif tersebut tidak sesuai karena ia hanya berhenti sebentar dan tidak menggunakan area parkir dalam waktu yang lama. Penolakan Andre inilah yang memicu jukir pukuli driver ojol tersebut.
Menurut saksi mata, seorang karyawan minimarket bernama Susi (25), pertengkaran mulut antara jukir dan driver ojol itu berlangsung cukup sengit. Tiba-tiba, tanpa diduga, jukir tersebut melayangkan beberapa pukulan ke arah wajah dan tubuh driver ojol. Akibat jukir pukuli driver ini, Andre mengalami luka memar di wajah dan merasa pusing. Beberapa pengunjung minimarket berusaha melerai keduanya dan membantu Andre.
Setelah kejadian jukir pukuli driver tersebut, Andre yang merasa menjadi korban kekerasan melaporkan kejadian ini ke Polsek Medan Baru. Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari korban serta saksi-saksi.
Kapolsek Medan Baru, Kompol Ginanjar Aditia, membenarkan adanya laporan mengenai jukir pukuli driver ojol akibat masalah parkir. “Kami telah menerima laporan dari korban dan saat ini tim Reskrim sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat, 25 April 2025, pagi. Pihaknya menegaskan tidak akan mentolerir tindakan premanisme dan kekerasan di wilayah hukumnya.
Kompol Ginanjar Aditia menambahkan bahwa pihaknya akan menindak tegas juru parkir yang terbukti melakukan penganiayaan. Kasus jukir pukuli driver ojol ini menambah daftar panjang permasalahan parkir liar dan tindakan arogan oknum jukir di Kota Medan. Pihak kepolisian mengimbau kepada para pengemudi ojol dan masyarakat umum untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk pemerasan atau kekerasan yang dilakukan oleh juru parkir liar kepada pihak berwajib. Diharapkan pelaku segera tertangkap dan mendapatkan hukuman yang setimpal.
