Kabar terkini dari Medan, Sumatera Utara, menyebutkan bahwa pelaku utama dalam kasus pembunuhan seorang ibu kos beberapa waktu lalu berhasil diringkus oleh pihak kepolisian. Setelah melakukan penyelidikan mendalam, tim gabungan dari Polda Sumut dan Polrestabes Medan berhasil mengamankan pelaku utama yang sempat menjadi buronan. Terungkapnya identitas dan penangkapan pelaku utama ini memberikan kejelasan terkait motif dan kronologi pembunuhan yang sempat menggegerkan warga Medan Helvetia. Berikut adalah informasi selengkapnya.
Pelaku utama pembunuhan ibu kos bernama Rosmiati (55 tahun) berhasil diamankan pada hari Jumat, 25 April 2025, sekitar pukul 05.00 WIB. Penangkapan dilakukan di sebuah lokasi persembunyian di sekitar wilayah pinggiran Kota Medan. Identitas pelaku utama diketahui berinisial AG (30 tahun), yang ternyata merupakan mantan penghuni kos korban. Penangkapan ini merupakan hasil dari kerja keras tim khusus yang melakukan pelacakan intensif berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi.
Korban Rosmiati ditemukan tewas dengan luka tusuk di rumah kosnya di kawasan Medan Helvetia pada hari Selasa, 22 April 2025. Sejak penemuan jenazah, pihak kepolisian bergerak cepat untuk mengungkap pelaku utama di balik aksi keji tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan, terungkap bahwa AG memiliki dendam terhadap korban. Motif pelaku utama melakukan pembunuhan diduga kuat karena sakit hati setelah diusir dari kos oleh korban terkait masalah tunggakan pembayaran.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Polisi R. Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si., dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Sumut pada Jumat siang, 25 April 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, mengkonfirmasi penangkapan pelaku utama pembunuhan ibu kos di Medan. Beliau menyampaikan apresiasi atas kinerja tim gabungan yang berhasil mengungkap kasus ini dengan cepat. Kapolda Sumut menegaskan bahwa pelaku utama akan diproses hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Saat ini, AG sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolrestabes Medan untuk mengetahui detail lebih lanjut mengenai aksi pembunuhan tersebut. Pihak kepolisian juga tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dan akan terus melakukan pengembangan penyelidikan.
